Minggu, 19 Juli 2009

Mengapa Pria Senang Wet Kisses?

Anda pernah mengalami si dia mencium dengan begitu berantakan, sehingga seluruh wajah Anda "basah kuyup" dibuatnya? Ternyata ada penjelasan biologis mengenai hal ini.
Sejumlah eksplorasi mengenai sesi ciuman, menyebutkan bahwa berciuman menyebabkan pelepasan hormon oxytocin dan kortisol, yang menciptakan perasaan dekat dan rileks. Kini para ilmuwan mulai mempertimbangkan bahwa hormon testosteron dalam air liur lah yang menyebabkan pasangan ingin segera menyingkap pakaian dan bergegas ke sesi bercinta.
Betul, testosteron lah yang harus disalahkan dalam hal ini.
Helen Fisher, anthropolog dari Rutgers University, mengatakan bahwa testosteron dalam liur adalah penyebab pria senang mengulum bibir pasangannya dengan acak-acakan. Secara tidak sadar mereka sebenarnya sedang mencoba untuk mentransfer testosteron yang selanjutnya mendorong gairah seks pada pasangannya.

Anda perlu hati-hati jika si dia mulai melancarkan serangan wet kisses seperti ini. Tanpa Anda sadari, Anda segera terperangkap di dalam jebakan Batman-nya ini, dan bahasa tubuh Anda langsung memberikan sinyal bahwa Anda mengharapkan "sesi" selanjutnya. Namun, ada pula wanita yang tak cukup peka dengan ciuman seperti ini, dan malah merasa jijik dengan atraksi pasangannya.

Oleh karena itu, Fisher melanjutkan, melalui ciumannya ini pria juga sedang menilai apakah wanita tersebut cukup "hot" di atas ranjang atau tidak. Sebaiknya, wanita yang tidak menyukai gaya berciuman yang melibatkan banyak liur ini kemungkinan besar justru akan kehilangan gairah dan tak mau melanjutkan hubungan lagi.
Dalam suatu jajak pendapat yang dibuatnya, tambah Fisher, hampir 60 persen pria dan 70 persen wanita yang mengatakan ciuman pertama yang "basah" seperti ini mengancam hubungan selanjutnya.

Hati-hati, Rayuan Maut Pria Beristri!

Banyak wanita lajang, berkencan tanpa beban dengan pria yang masih terikat tali pernikahan. Saat jatuh cinta, memang terkadang logika tidak berbicara. Jika Anda sedang menjalin hubungan dengan pria yang masih menikah, sebaiknya pikir-pikir lagi untuk melanjutkan hubungan dengannya.

Pasalnya, mau tidak mau Anda akan dianggap sebagai orang ketiga dalam pernikahan. Anda pun harus siap sakit hati karena tidak ada jaminan hubungan ini akan berjalan baik. Berikut 8 alasan tidak berkencan dengan pria beristri.

1. Ia tidak ingin membentuk masa depan dengan Anda
Banyak pria yang tidak merasa bahagia dengan pernikahannya kemudian mencari kebahagiannya di luar rumah. Salah satunya adalah dengan berhubungan dengan wanita lain sebagai pelampiasan.
Pria bisa saja berkata ia tidak pernah merasakan kebahagian dalam pernikahannya, dan baru merasakannya saat bersama Anda. Tetapi jangan anggap pernyataannya akan berujung pada komitmen karena ia hanya ingin membahagiakan dirinya sendiri dengan mengkhianati istrinya.

2. Sekali berselingkuh, mungkin akan berselingkuh lagi
Ketika pernikahan sedang tidak dalam keadaan baik dan ia mengatasinya dengan mendekati Anda. Seharusnya Anda bisa melihat caranya menangani masalah. Yaitu, bukan dengan menyelesaikan masalah tetapi malah mencari masalah baru. Jadi, jika sewaktu-waktu hubungan Anda sedang bermasalah bukan tidak mungkin ia mengatasinya dengan berselingkuh juga.

3. Hubungan yang melelahkan
Menjalin hubungan dengan pria yang masih beristri sangat melelahkan. Anda harus selalu bertemu dengan bersembunyi-sembunyi. Jangan berharap Anda bisa dengan tenang berjalan bergandengan tangan di tempat umum.

4. Pria serakah
Pria yang masih terikat pernikahan dan menjalin hubungan dengan wanita lain bisa juga disebut sebagai pria serakah. Ia ingin memiliki segalanya tanpa memikirkan perasaan orang lain. Hal itu merupakan tanda bahwa ia tidak menghargai lembaga pernikahan.

5. Ia membodohi Anda
Kata-katanya bisa saja sangat membuai dan menjanjikan komitmen yang lebih baik. Tetapi apakah Anda bisa mempercayai seseorang yang telah mengkhianati istrinya ? Cobalah untuk lebih berpikir panjang.

6. Dampak buruk pada anak-anaknya
Jika ia memiliki anak, hubungan Anda dengannya bisa merusak perkembangan anak-anaknya. Ia bisa kehilangan penghormatan dari anak-anaknya, dan anaknya pun bisa kehilangan sosok ayah.

7. Tidak ada jaminan
Meskipun ia sudah mengucapkan kata cinta, dan berjanji untuk segera mengakhiri pernikahannya, tidak ada jaminan ia langsung melakukannya. Pertimbangannya bukan hanya Anda tetapi banyak hal jadi jangan harap hal itu akan terealisasi dengan cepat.

8. Buang- buang waktu
Waktu Anda terlalu berharga untuk dihabiskan bersamanya. Rasa lelah sembunyi, sakit hati, deg-degan akan selalu Anda rasakan selama menjalin hubungan dengannya. Lebih baik mencari pria lain, yang masih lajang dan membangun hubungan lebih sehat.

Senin, 13 Juli 2009

deCiSion MaKer

5 Syarat kemampuan seorang decision maker

Terdapat lima persyaratan untuk menilai kemampuan seseorang mengambil keputusan yang efektif. Persyaratan tersebut adalah:

1. Kualitatif, dalam arti mutu keputusan yang diambil,
2. Ketepatan model pengambilan keputusan yang dipilih sesuai dengan situasi dan kondisi.
3. Ketepatan teknik pengambilan keputusan yang digunakan sesuai dengan sifat permasalahan yang ingin dipecahkan atau sasaran yang akan dicapai.
4. Penerimaan para pelaksana keputusan tersebut dengan sukarela sesuai dengan jiwa dan semangat keputusan tanpa diwarnai oleh persepsi dan interprestasi subjektif dari para pelaksana.
5. Terbukti mendekatkan organisasi kepada tujuan yang telah ditetapkan.

strategi TQM (tugas kuliah)

Banyak perusahaan yang mempunyai direksi yang berkualitas untuk memimpin usaha TQM (Total Quality Marketing). Itu dibutuhkan beberapa premis diantaranya:

* Kualitas harus dirasakan oleh pelangan. Usaha kualitas harus dimulai dengan kebutuhan pelanggan dan diakhiri dengan persepsi pelanggan.
* Kualitas harus dicerminkan dalam setiap kegiatan perusahaan. Tidak hanya dalam kualitas produk, tapi juga dalam kualitas iklan, pelayanan, literatur produk, penghantaran, dukungan purna jual dan lainnya.
* Membutuhkan komitmen dukungan karyawan. Baik dalam motivasi maupun kegiatan seluruh karyawan.
* Membutuhkan rekan-rekan yang berkualitas tinggi. Baik dalam kualitas rantai nilai dan kerjasama.
* Kualitas selalu dapat ditingkatkan. Perbaikan yang berkesinambungan dan komparasi dengan pesaing merupakan hal dapat meningkatkan kualias.
* Peningkatan kualitas terkadang membutuhkan lompatan jauh ke depan. Disamping peningkatan kualitas berkesinambungan, perlu juga untuk memberikan lompatan jauh ke depan untuk mengungguli para pesaingnya.
* Kualitas tidak menambah biaya. Karena itu dibutuhkan perencanaan yang matang dan tepat untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas.
* Kualitas diperlukan tapi mungkin tidak memadai. Penentuan kualitas yang tinggi, belum tentu menentukan keunggulan dalam pesaingan.
* Hasrat berkualitas tidak dapat menyelamatkan produk yang buruk. Untuk suatu produk yang buruk, bukanlah peningkatan kualtias yang dibutuhkan akan tetapi pembuatan produk baru yang berkualitas.

Strategi CSR

Ada kisah menarik di India, yang berupaya melakukan revolusi ‘putih’, dimana pemerintah ingin meningkatkan konsumsi susu per kapita secara signifikan. Di daerah miskin Moga, tahun 1962, para peternak lokal susu menghadapi masalah akses terhadap saluran – saluran irigasi, tanah yang subur, hambatan cuaca yang panas, penyakit ternak serta kekurangan pasar. Ketika Nestle masuk wilayah tersebut, mereka menyadari bahwa untuk mendapatkan pasokan susu murni yang cukup bagi pabrik susu dan makanan olahan susu, mereka harus membantu peternak lokal dalam menyediakan susu berkualitas.

Maka diluncurkanlah program bantuan kepada peternak lokal susu. Nestle membangun organisasi pembelian susu untuk memudahkan akses pasar susu lokal. Selanjutnya mendirikan infrastruktur pusat-pusat penyimpanan susu di beberapa tempat, yang dilengkapi dengan dokter hewan, ahli gizi ternak, ahli pertanian untuk membantu peternak lokal, termasuk pemberian obat dan suplemen gizi untuk kesehatan ternak. Sumur-sumur digali dan saluran irigasi diperbaiki dengan bantuan finansial dan teknik dari Nestle. Hasilnya? Sungguh mengagumkan. Ketika pertama kali meluncurkan program ini, hanya diikuti oleh 180 peternak lokal. Sekarang, sudah diikuti lebih dari 75 ribu peternak. Dengan infrastruktur cluster susu yang dibangun, Nestle membeli susu dari 650 lokasi pemerahan dan penyimpanan susu di wilayah Moga. Kini wilayah Moga dan sekitarnya sudah meningkat kondisi sosialnya dibandingkan wilayah tetangga.

Bagi Nestle sendiri, sudah tentu mendapatkan jaminan pasokan susu berkualitas yang berkesinambungan. Secara strategis, program yang dijalankan di India ini menjadi proyek pengembangan keunggulan kompetitif Nestle jangka panjang yang juga dijalankan di beberapa negara berkembang. Bagi India, sudah tentu mendapatkan keuntungan yakni tercapainya program revolusi putih dengan meningkatknya konsumsi susu per kapita, juga memperoleh peninngkatan kesejahteraan masyarakat khususnya wilayah Moga. Itulah salah satu contoh program CSR yang sudah menjadi bagian strategis jangka panjang perusahaan.

Memang bukan hal mudah untuk menjadikan CSR sebagai bagian strategi perusahaan. Apalagi sebagai bagian strategi bisnis, yang mampu memberikan profit dan keuntungan bagi perusahaan secara jangka panjang. Kebanyakan perusahaan masih menjadikan CSR hanya sebagai biaya, atau reactive action untuk mengantisipasi penolakan masyarakat, lingkungan atau pemerintah. Beberapa perusahaan sudah mampu menjadikan CSR sebagai brand atau corporate image. Seperti yang dilakukan perusahaan seperti Telkom yang memberikan komputer ke sekolah-sekolah dan hotspot gratis untuk akses internet, atau Djarum yang memberikan beasiswa kepad pelajar/mahasiswa berprestasi. Namun masih sedikit yang menjadi bagian strategi bisnis perusahaan.

Contoh lainnya adalah seperti yang dilakukan Debeers, perusahaan tambang dan perdagangan intan terbesar di dunia. Ketika geologist Debeers menemukan gulungan sabuk intan di Orapa, botswana pada tahun 1960 an, mereka menyanding pemerintah Botswana sebagai pemegang saham dalam mengeksplorasi intan. Untuk meningkatkan peran serta dan dukungan pemerintah serta masyarakat terhadap aktifitas Debeers, secara bertahap pemerintah Botswana meningkatkan kepemilikan saham di Debeers sampai 50% dan perusahaan berubah menjadi Debeers Botswana Diamond, LLC atau disingkat Debswana. Program kesehatan, dan penyuluhan bagi masyarakat miskin Botswana juga diluncurkan untuk masyarakat Botswana. Selain itu, proses sertifikasi dan kegiatan sorting intan yang dulunya dilakukan di London, dipindahkan ke Botswana untuk meningkatkan nilai tambah.

Hasilnya, Botswana yang dulunya dikenal sebagai negara miskin di Afrika, sekarang masuk ke dalam kategori menengah dengan pendapatan per kapita USD 9200 pada tahun 2004, jauh lebih tinggi dari Indonesia yang sekitar USD 2000. Tambang intan di Botswana, menyumbang sepertiga GDP Botswana, dan merupakan 90% ekspor luar negeri Botswana. Bagi Debeers sendiri, tambangnya di botswana adalah 2/3 dari seluruh hasil tambang intan Debeers di seluruh dunia. Dengan hasil seperti ini, sampai-sampai bentuk hubungan kemitraan dengan Debeers disebutkan oleh Presiden Botswana, MF Mogae pada tahun 1997 sebagai berikut “ The partnership between De Beers and Botswana has been likened to a marriage. I sometimes wonder whether a better analogy might not be that of siamese twins.” Sungguh benar-benar hubungan yang harmonis, sinergis dan strategis antara perusahaan komersial dengan pemerintahan.

Dengan contoh diatas, perusahaan tersebut telah berhasil menyelaraskan program CSR mereka dengan strategi bisnis perusahaan. Tidak hanya berhasil membantu masyarakat, lingkungan maupun pemerintah atau dengan kata lain stakeholder, tetapi yang terpenting adalah membantu perusahaan itu sendiri. Mereka memperoleh peningkatan produktifitas yang memberikan keuntungan pada akhirnya memberikan keunggulan kompetitif berkesinambungan. Melalui program CSR yang lebih strategis dan sinergis, diharapkan permasalahan sosial, lingkungan, kesejahteraan sosial maupun kebutuhan strategis bisnis dapat terjawab, sehingga tidak ada kata lagi bahwa program CSR dan tujuan bisnis perusahaan saling bertolak belakang.

strategi Sun Tsu (tugas kuliah)

Strategi 1

Perdaya Langit untuk melewati Samudera.
Bergerak di kegelapan dan bayang-bayang, menggunakan tempat-tempat tersembunyi, atau bersembunyi di belakang layar hanya akan menarik kecurigaan. Untuk memperlemah pertahanan musuh anda harus bertindak di tempat terbuka menyembunyikan maksud tersembunyi anda dengan aktiviti biasa sehari-hari.

Strategi 2

Kepung Wei untuk menyelamatkan Zhao.
Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya. Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat di semua hal. Entah dimana, pasti ada celah di antara senjatanya, kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara psikologis.

Strategi 3

Pinjam tangan seseorang untuk membunuh. (Bunuh dengan pisau pinjaman.)
Serang dengan menggunakan kekuatan pihak lain (kerana kekuatan yang minima atau tidak ingin menggunakan kekuatan sendiri). Perdaya sekutu untuk menyerang musuh, sogok pegawai musuh untuk menjadi pengkhianat, atau gunakan kekuatan musuh untuk melawan dirinya sendiri.

Strategi 4

Buat musuh kelelahan sambil menghemat tenaga.
Adalah sebuah keuntungan, merencanakan waktu dan tempat pertempuran. Dengan cara ini, anda akan tahu kapan dan di mana pertempuran akan berlangsung, sementara musuh anda tidak. Dorong musuh anda untuk menggunakan tenaga secara sia-sia sambil anda mengumpulkan/menghemat tenaga. Saat ia lelah dan bingung, anda dapat menyerangnya.

Strategi 5

Gunakan kesempatan saat terjadi kebakaran untuk merampok lainnya. (Merompak sebuah rumah yang terbakar.)
Saat sebuah negara mengalami konflik internal, ketika terjangkit penyakit dan kelaparan, ketika korupsi dan kejahatan merajalela, maka ia tidak akan bisa menghadapi ancaman dari luar. Inilah waktunya untuk menyerang.

Strategi 6

Berpura-pura menyerang dari timur dan menyeranglah dari barat.
Pada tiap pertempuran, elemen dari sebuah kejutan dapat menghasilkan keuntungan ganda. Bahkan ketika berhadapan langsung dengan musuh, kejutan masih dapat digunakan dengan melakukan penyerangan saat mereka lengah. Untuk melakukannya, anda harus membuat perkiraan akan apa yang ada dalam benak musuh melalui sebuah tipu daya.

Bab 2

Strategi 7

Buatlah sesuatu untuk hal kosong.
Anda menggunakan tipu daya yang sama dua kali. Setelah beraksi terhadap tipuan pertama dan – biasanya- kedua, musuh akan ragu-ragu untuk bereaksi pada tipuan yang ketiga. Lantarannya, tipuan ketiga adalah serangan sebenarnya untuk menangkap musuh saat pertahanannya lemah.

Strategi 8

Secara rahasia pergunakan lintasan Chen Chang. (Perbaiki jalan utama untuk mengambil jalan lain.) contoh: invasi Sekutu di Normandia dan muslihat Pas de Calais.
Serang musuh dengan dua kekuatan konvergen. Yang pertama adalah serangan langsung, sesuatu yang sangat jelas dan membuat musuh mempersiapkan pertahanannya. Yang kedua secara tidak langsung, sebuah serangan yang menakutkan, musuh tidak mengira dan membagi kekuatannya sehingga pada saat-saat terakhir mengalami kebingungan dan kemalangan.

Strategi 9

Pantau api yang terbakar sepanjang sungai.
Tunda untuk memasuki wilayah pertempuran sampai seluruh pihak yang bertikai mengalami kelelahan akibat pertempuran yang terjadi antara mereka. Kemudian serang dengan kekuatan penuh dan habiskan.

Strategi 10

Pisau tersarung dalam senyum.
Puji dan jilat musuh anda. Ketika anda mendapat kepercayaan darinya, anda bergerak melawannya secara rahsia.

Strategi 11

Pohon kecil berkorban untuk pohon besar. (Mengorbankan perak untuk mempertahankan emas.)
Ada suatu keadaan dimana anda harus mengorbankan tujuan jangka pendek untuk mendapatkan tujuan jangka panjang. Ini adalah strategi kambing hitam dimana seseorang akan dikorbankan untuk menyelamatkan yang lain.

Strategi 12

Mencuri kambing sepanjang perjalanan (Ambil kesempatan untuk mencuri kambing.)
Sementara tetap berpegang pada rencana, anda harus cukup fleksibel untuk mengambil keuntungan dari tiap kesempatan yang ada sekecil apapun.

Bab 3

Strategi 13

Kagetkan ular dengan memukul rumput di sekitarnya.
Ketika anda tidak mengetahui rencana lawan secara jelas, serang dan pelajari reaksi lawan. Perilakunya akan membongkar strateginya.

Strategi 14

Pinjam mayat orang lain untuk menghidupkan kembali jiwanya. (Menghidupkan kembali orang mati.)
Ambil sebuah lembaga, teknologi, atau satu cara yang telah dilupakan atau tidak digunakan lagi dan gunakan untuk kepentingan diri sendiri. Hidupkan kembali sesuatu dari masa lalu dengan memberinya tujuan baru atau terjemahkan kembali, dan bawa ide-ide lama, kebiasaan, dan tradisi ke kehidupan sehari-hari.

Strategi 15

Permainkan harimau untuk meninggalkan sarangnya.
Jangan pernah menyerang secara langsung musuh yang memiliki keunggulan akibat posisinya yang baik. Permainkan mereka untuk meninggalkan sarangnya sehingga mereka akan terjauh dari sumber kekuatannya.

Strategi 16

Pada saat menangkap, lepaslah satu orang.
Mangsa yang tersudut biasanya akan menyerang secara membabi buta. Untuk mencegah hal ini, biarkan musuh percaya bahwa masih ada kesempatan untuk bebas. Hasrat mereka untuk menyerang akan teredam dengan keinginan untuk melarikan diri. Ketika pada akhirnya kebebasan yang mereka inginkan tersebut tak terbukti, moral musuh akan jatuh dan mereka akan menyerah tanpa perlawanan.

Strategi 17

Melempar Batu Bata untuk mendapatkan Giok.
Persiapkan sebuah jebakan dan perdaya musuh anda dengan umpan. Dalam perang, umpan adalah ilusi atas sebuah kesempatan untuk memperoleh hasil.Dalam keseharian, umpan adalah ilusi atas kekayaan, kekuasaan, dan sex.

Strategi 18

Kalahkan musuh dengan menangkap pemimpinnya.
Jika tentara musuh kuat tetapi dipimpin oleh komandan yang mengandalkan uang dan ancaman, maka ambil pemimpinnya. Jika komandan mati atau tertangkap maka sisa pasukannya akan terpecah belah atau akan lari ke pihak anda. Akan tetapi jika pasukan terikat atas sebuah kepercayaan terhadap pimpinannya, maka berhati-hatilah, pasukan akan dapat melanjutkan perlawanan dengan motivasi balas dendam.

Bab 4

Strategi 19

Jauhkan kayu bakar dari tungku masak. (Lepaskan pegangan kayu dari kapaknya.)
Ketika berhadapan dengan musuh yang sangat kuat untuk menghadapinya secara langsung anda harus melemahkannya dengan meruntuhkan dasarnya dan menyerang sumberdayanya.

Strategi 20

Memancing di air keruh.
Sebelum menghadapi pasukan musuh, buatlah sebuah kekacauan untuk memperlemah persepsi dan pertimbangan mereka. Buatlah sesuatu yang tidak biasa, aneh, dan tak terpikirkan sehingga menimbulkan kecurigaan musuh dan mengacaukan pikirannya. Musuh yang bingung akan lebih mudah untuk diserang.

Strategi 21

Lepaskan kulit serangga. (Penampakan yang salah menipu musuh.)
Ketika anda dalam keadaan tersudut, dan anda hanya memiliki kesempatan untuk melarikan diri dan harus menyatukan kelompok, buatlah sebuah ilusi. Sementara perhatian musuh terfokus atas muslihat yang anda lakukan, pindahkan pasukan anda secara rahasia di belakang muka anda yang terlihat.

Strategi 22

Tutup pintu untuk menangkap pencuri.
Jika anda memiliki kesempatan untuk menangkap seluruh musuh maka lakukanlah, sehingga dengan demikian pertempuran akan segera berakhir. Membiarkan musuh untuk lepas akan menanam bibit dari konflik baru. Akan tetapi jika mereka berhasil melarikan diri, berhati-hatilah dalam melakukan pengejaran.

Strategi 23

Berteman dengan negara jauh dan serang negara tetangga.
Jamak diketahui bahwa negara yang berbatasan satu sama lain menjadi musuh sementara negara yang terpisah jauh merupakan sekutu yang baik. Ketika anda adalah yang terkuat di sebuah wilayah, ancaman terbesar adalah dari terkuat kedua di wilayah tersebut, bukan dari yang terkuat di wilayah lain.

Strategi 24

Cari lintasan aman untuk menjajah Kerajaan Guo.
Pinjam sumberdaya sekutu untuk menyerang musuh bersama. Sesudah musuh dikalahkan, gunakan sumberdaya tersebut untuk menempatkan sekutu anda pada posisi pertama –untuk diserang-.

Bab 5

Strategy 25

Gantikan balok dengan kayu jelek.
Kacaukan formasi musuh, ganggu metod operasinya, ubah aturan-aturan yang digunakannya, buatlah satu hal yang berlawanan dengan latihan standardnya. Dengan cara ini anda telah meruntuhkan tiang-tiang pendukung yang diperlukan oleh musuh dalam membangun pasukan yang efektif.

Strategi 26

Lihat pada pohon marlberi dan ganggu ulatnya.
Untuk mendisiplinkan, mengawal, dan mengingatkan suatu pihak yang status atau posisinya di luar konfrontasi langsung; gunakan analogi atau sindiran. Tanpa langsung menyebut nama, pihak yang tertuduh tidak akan dapat memukul balik tanpa keberpihakan yang jelas.

Strategi 27

Pura-pura menjadi seekor babi untuk memakan harimau. (Bergaya bodoh.)
Sembunyi di balik topeng ketololan, mabuk, atau gila untuk menciptakan kebingungan atas tujuan dan motivasi anda. Tipu lawan anda ke dalam sikap meremehkan kemampuan anda sampai pada akhirnya terlalu yakin akan diri sendiri sehingga menurunkan level pertahanannya. Pada situasi ini anda dapat menyerangnya.

Strategi 28

Jauhkan tangga ketika musuh telah sampai di atas (Seberangi sungai dan hancurkan jembatan.)
Dengan umpan dan tipu muslihat mengacah musuh anda ke dalam daerah berbahaya. Kemudian putus jalur komunikasi dan jalan untuk melarikan diri. Untuk menyelamatkan dirinya, dia harus bertarung dengan kekuatan anda dan sekaligus elemen alam.

Strategi 29

Hias pohon dengan bunga palsu.
Menempelkan kembang sutera di atas pohon memberikan sebuah ilusi bahwa pohon tersebut sehat. Dengan menggunakan muslihat dan penyamaran akan membuat sesuatu yang tak berarti tampak berharga; tak mengancam kelihatan berbahaya; bukan apa-apa kelihatan berguna.

Strategi 30

Buat tuan rumah dan tamu bertukar tempat.
Kalahkan musuh dari dalam dengan menyusup ke dalam benteng lawan di bawah muslihat kerjasama, penyerahan diri, atau perjanjian damai. Dengan cara ini anda akan menemukan kelemahan dan kemudian saat pasukan musuh sedang beristirahat, serang secara langsung ke jantung pertahanannya.

Bab 6
Strategi 31
Jebakan indah. (jebakan bujuk rayu, gunakan seorang perempuan untuk menjebak seorang laki-laki.)
Kirim musuh anda perempuan-perempuan cantik yang akan menyebabkan perselisihan di basis pertahanannya. Strategi ini dapat bekerja pada tiga tingkatan. Pertama, penguasa akan terpesona oleh kecantikannya sehingga akan melalaikan tugasnya dan tingkat kewaspadaannya akan menurun. Kedua, para laki-laki akan menunjukkan sikap agresifnya yang akan menyulut perselisihan kecil di antara mereka, menyebabkan lemahnya kerjasama dan jatuhnya semangat. Ketiga, para perempuan akan termotivasi oleh rasa cemburu dan iri, sehingga akan membuat intrik yang pada gilirannya akan semakin memperburuk situasi.

Strategi 32

Kosongkan benteng. (Perangkap psikologis, benteng yang kosong akan membuat musuh berpikir bahwa benteng tersebut penuh dengan perangkap.)
Ketika musuh kuat dalam segi jumlah dan situasinya tidak menuntungkan bagi diri anda, maka tanggalkan seluruh muslihat militer dan bertindaklah seperti biasa. Jika musuh tidak mengetahui secara pasti situasi anda, tindakan yang tidak biasanya ini akan meningkatkan kewaspadaan. Dengan sebuah keberuntungan, musuh akan mengendorkan serangan.

Strategi 33

Biarkan mata-mata musuh menyebarkan konflik di wilayah pertahanannya. (Gunakan mata-mata musuh untuk menyebarkan informasi palsu.)
Perlemah kemampuan tempur musuh anda dengan secara diam-diam membuat konflik antara musuh dan teman, sekutu, penasihat, komandan, prajurit, dan rakyatnya. Sementara ia sibuk untuk menyelesaikan konflik internalnya, kemampuan tempur dan bertahannya akan melemah.

Strategi 34

Lukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh. (Masuk pada jebakan; jadilah umpan.)
Berpura-pura terluka akan mengakibatkan dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, musuh akan bersantai sejenak oleh karena dia tidak melihat anda sebagai sebuah ancaman serius. Yang kedua adalah jalan untuk menjilat musuh anda dengan berpura-pura luka oleh sebab musuh merasa aman.

Strategi 35

Ikat seluruh kapal musuh secara bersamaan (Jangan pernah bergantung pada satu strategi.)
Dalam hal-hal penting, seseorang harus menggunakan beberapa strategi yang dijalankan secara simultan. Tetap berpegang pada rencana berbeza-beza yang dijalankan pada sebuah skema besar; dengan cara ini, jika satu strategi gagal, anda masih memiliki beberapa strategi untuk tetap maju.

Strategi 36

Selain dari semua hal di atas, salah satu yang paling dikenal adalah strategi ke 36: lari untuk bertempur di lain waktu. Hal ini diabadikan dalam bentuk peribahasa Cina:
“Jika seluruhnya gagal, mundur” - Jika keadaannya jelas bahwa seluruh rencana aksi anda akan mengalami kegagalan, mundurlah dan persatukan pasukan. Ketika pihak anda mengalami kekalahan hanya ada tiga pilihan: menyerah, kompromi, atau melarikan diri. Menyerah adalah kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, tapi melarikan diri bukanlah sebuah kekalahan. Selama anda tidak kalah, anda masih memiliki sebuah kesempatan untuk menang! ***