Senin, 13 Juli 2009
strategi TQM (tugas kuliah)
Banyak perusahaan yang mempunyai direksi yang berkualitas untuk memimpin usaha TQM (Total Quality Marketing). Itu dibutuhkan beberapa premis diantaranya:
* Kualitas harus dirasakan oleh pelangan. Usaha kualitas harus dimulai dengan kebutuhan pelanggan dan diakhiri dengan persepsi pelanggan.
* Kualitas harus dicerminkan dalam setiap kegiatan perusahaan. Tidak hanya dalam kualitas produk, tapi juga dalam kualitas iklan, pelayanan, literatur produk, penghantaran, dukungan purna jual dan lainnya.
* Membutuhkan komitmen dukungan karyawan. Baik dalam motivasi maupun kegiatan seluruh karyawan.
* Membutuhkan rekan-rekan yang berkualitas tinggi. Baik dalam kualitas rantai nilai dan kerjasama.
* Kualitas selalu dapat ditingkatkan. Perbaikan yang berkesinambungan dan komparasi dengan pesaing merupakan hal dapat meningkatkan kualias.
* Peningkatan kualitas terkadang membutuhkan lompatan jauh ke depan. Disamping peningkatan kualitas berkesinambungan, perlu juga untuk memberikan lompatan jauh ke depan untuk mengungguli para pesaingnya.
* Kualitas tidak menambah biaya. Karena itu dibutuhkan perencanaan yang matang dan tepat untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas.
* Kualitas diperlukan tapi mungkin tidak memadai. Penentuan kualitas yang tinggi, belum tentu menentukan keunggulan dalam pesaingan.
* Hasrat berkualitas tidak dapat menyelamatkan produk yang buruk. Untuk suatu produk yang buruk, bukanlah peningkatan kualtias yang dibutuhkan akan tetapi pembuatan produk baru yang berkualitas.
* Kualitas harus dirasakan oleh pelangan. Usaha kualitas harus dimulai dengan kebutuhan pelanggan dan diakhiri dengan persepsi pelanggan.
* Kualitas harus dicerminkan dalam setiap kegiatan perusahaan. Tidak hanya dalam kualitas produk, tapi juga dalam kualitas iklan, pelayanan, literatur produk, penghantaran, dukungan purna jual dan lainnya.
* Membutuhkan komitmen dukungan karyawan. Baik dalam motivasi maupun kegiatan seluruh karyawan.
* Membutuhkan rekan-rekan yang berkualitas tinggi. Baik dalam kualitas rantai nilai dan kerjasama.
* Kualitas selalu dapat ditingkatkan. Perbaikan yang berkesinambungan dan komparasi dengan pesaing merupakan hal dapat meningkatkan kualias.
* Peningkatan kualitas terkadang membutuhkan lompatan jauh ke depan. Disamping peningkatan kualitas berkesinambungan, perlu juga untuk memberikan lompatan jauh ke depan untuk mengungguli para pesaingnya.
* Kualitas tidak menambah biaya. Karena itu dibutuhkan perencanaan yang matang dan tepat untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas.
* Kualitas diperlukan tapi mungkin tidak memadai. Penentuan kualitas yang tinggi, belum tentu menentukan keunggulan dalam pesaingan.
* Hasrat berkualitas tidak dapat menyelamatkan produk yang buruk. Untuk suatu produk yang buruk, bukanlah peningkatan kualtias yang dibutuhkan akan tetapi pembuatan produk baru yang berkualitas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar